Home

Alasan Sehat Untuk Berhenti Minum Soda

18 June 2018 Lifestyle


Banyak anjuran kesehatan yang nyaranin kita buat nggak mengonsumsi soda. Alasannya macem – macem. Nggak ada salahnya kita menyimaknya lagi satu-per satu, untuk ngebuka pemahaman kita tentang efek konsumsi soda. Ya nggak?

1. Mengurangi asupan nutrisi untuk tubuh
Orang-orang yang lebih milih minum soda ketimbang minuman sehat bakal lebih sedikit ngedapetin asupan nutrisi kaya vitamin A, kalsium, dan magnesium. Mereka justru ngedapetin asam fosforik yang bisa mengosongkan kalsium dan magnesium, dua nutrisi yang ngejaga imunitas pada tubuh. Pastiin kamu nggak kekurangan asupan nutrisi penting tersebut.

2. Risiko diabetes meningkat
Satu kaleng soda bisa mengandung 10 sendok teh gula. Asupan gula yang terlalu banyak bisa bikin lonjakan gula darah, dan juga menyebabkan reaksi insulin pada tubuh. Minum soda secara rutin bisa bikin berat badan kamu naik, diabetes, dan penyakit lainnya. Soda juga mengandung sirup jagung tinggi fruktosa yang bisa memicu produksi radikal bebas dan sering dikaitkan dengan kerusakan jaringan, diabetes, dan komplikasi diabetes.

3. Merusak lingkungan
Botol soda plastik dan juga botol plastik minuman lainnya mengandung bahan kimia berbahaya yang disebut bisphenol A (BPA). Kandungan itu bisa larut dari botol ke dalam soda dan masuk ke dalam tubuh ketika diminum. Beberapa bukti nunjukkin kalau dampak BPA terhadap gangguan kesehatan, kaya gangguan sistem imun. Pakar kesehatan masyarakat merekomendasikan supaya anak-anak dilindungi dari paparan produk yang mengandung BPA. Terutama produk yang dikonsumsi sehari-hari.

4. Menambah berat badan
Beberapa orang menganggap kalau soda diet lebih baik ketimbang soda biasa. Tapi, faktanya soda diet juga punya kontribusi untuk naikkin berat badan kamu . Studi terhadap 1.550 orang menemukan, orang-orang yang mengonsumsi soda diet punya 41 persen risiko kelebihan berat badan, atau obesitas pada tiap botol soda yang mereka minum setiap harinya. Ternyata, rasa manis apa pun bakal ngasih sinyal pada sel tubuh untuk nyimpen yang namanya lemak dan karbohidrat, yang bakal bikin kamu makin lapar. Rasa manis juga menaikkan pelepasan insulin yang bakal menghambat tubuh membakar lemak. Sampai sejauh ini belum ada studi yang membuktikan, minum diet soda bisa ngebantu menurunkan berat badan.

5. Mengandung asam fosforik
Asam fosforik menghalangi kemampuan tubuh menyerap kalsium secara alami. Kurangnya asupan kalsium bakal bikin ketahanan tulang melemah, osteoporosis dan lubang di gigi. Kandungan ini juga bakal berakibat buruk terhadap asam di perut karena bakal menghalangi penyerapan nutrisi dan memperlambat proses pencernaan.

6. Dehidrasi
Minum soda bisa bikin tubuh dehidrasi karena kandungan gula, sodium dan kafein yang tinggi pada minuman bersoda. Banyak orang bakal mengonsumsi soda bareng sama makanan. Makanya, kebanyakan dari mereka juga nggak mengonsumsi air di saat yang bersamaan. Akhirnya, asupan air harian nggak terpenuhi.

7. Soda diet mengandung pemanis buatan
Soda diet mengandung aspartam dan bisa lebih berbahaya daripada gula. Beberapa laporan menunjukkan, aspartam sering dikaitkan sama penyakit kaya serangan jantung, tumor otak, sklerosis multipel, diabetes, ganggun emosional, dan gangguan kesehatan lainnya.

8. Tidak bernutrisi
Soda juga nggak punya kandungan nutrisi apa pun. Nggak ada efek positif minum soda kecuali rasanya yang emang enak dan nyegerin.

9. Merusak gigi
Meminum soda secara rutin bisa menyebabkan munculnya plak gigi yang bakal memicu timbulnya lubang dan juga penyakit gusi. Selain itu, saat bakteri alami dalam mulut dikasih makan gula dari soda, bakteri tersebut bakal membentuk asam. Asam tersebut bakal memicu pembusukan gigi dan terjadinya lubang gigi.

Related Post


, , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 1 =