Home

Bermain Video Game Untuk Mengatasi Stress

12 February 2018 Lifestyle


Riset mengungkapkan kalau bermain video game sudah jadi salah satu cara untuk mengatasi stres. Riset dilakukan dengan mewawancarai 1.000 gamer tentang pandangan mereka terhadap game. Hasilnya, periset menemukan kalau 55 persen perserta riset bermain video game karena membantu mereka untuk menghilangkan stres.

Sementara itu, sebesar 47 persen mengaku saat mereka menang dalam permainan, itu punya dampak positif pada kehidupan mereka di dunia nyata. Ini memungkinkan mereka untuk melihat aspek lain dari kehidupan mereka secara lebih positif. Dan, setengah peserta riset bilang kalau mereka melihat nilai dalam game sebagai metode pelarian untuk membantu mereka mengatasi tekanan kerja sehari-hari.

“Survei ini sangat terbuka dalam menunjukkan manfaat mental positif untuk berkumpul dalam sesi game,” ujar Luke Hales, general manager saluran TV Dave yang memiliki acara kompetisi game.

Riset yang dilakukan oleh saluran televisi Dave ini menyurvei 1000 pecinta game dengan usia 18 sampai 30 tahun. Hasil penelitian menunjukkan kalau game juga jadi cara berhubungan sosial, dengan tiga dari lima orang yang disurvei bermain secara khusus untuk bergabung dengan teman atau ‘klan’ yang settle untuk dimainkan. Hal tersebut memicu para gamer untuk punya lebih banyak teman, di mana rata- rata gamer mendapat tiga teman melalui game, baik melalui bermain bersama atau secara online.

Enam puluh persen dari mereka yang disurvei menganggap game adalah komponen kunci dalam kehidupan sosial mereka. Dan, hampir seperempatnya percaya kalau mereka sudah punya lebih banyak teman lewat ketertarikan mereka terhadap game daripada lewat area kehidupan mereka yang lain. Inilah kenapa game sudah jadi outlet sosial inti mereka. Riset ini juga menemukan kalau game punya manfaat lain seperti perbaikan mood, sensitivitas refleks dan keterampilan sosial.

Sepertiga gamer bermain untuk ngerasain prestasi atau pencapaian yang didapatkan dari game. Dan, 42 persen mengatakan bahwa mereka merasa paling bahagia pas bisa bermain video game dengan baik. Mereka bahkan merasa dapat kepuasan lebih besar pas menang bermain game daripada prestasi yang sebanding dalam kehidupan nyata. Sementara itu, 27 persen lainnya percaya kalau bermain video game sudah membantu mereka memproses atau menangani masalah kesehatan mental atau kekhawatiran.

Selain itu, 37 persen peserta riset setuju kalau bermain game online dengan orang lain sudah membantu meningkatkan tingkat kepercayaan diri mereka. Sepertiga peserta berpendapat kalau bermain game sudah membantu mengasah kemampuan pemecahan masalah, dan 28 persen percaya kalau hobi mereka sudah ngasih dampak positif pada refleks dan sistem koordinasi mereka.

Agar merasa lebih menjiwai dan punya peforma yang bagus pas bermain, satu dari empat gamer bikin avatar tokoh game yang dimainkan semirip mungkin dengan diri mereka sendiri. Dua puluh persen pecinta game juga berpendapat kalau game Action dan Adventure adalah genre permainan termudah untuk dimainkan. Game termudah berikutnya jatuh pada game Puzzle dan Role-Playing game. Game dalam kategori Action dan Adventure juga dianggap terbaik untuk membantu menghilangkan stres. Game berikutnya jatuh pada permainan menembak dan puzzle.

“Bagi mereka yang mencari dukungan, game sebagai hobi dapat menawarkan dorongan rasa percaya diri akan pencapaian yang mungkin kurang dalam aspek lain kehidupan mereka,” ucap Hales.

Hales juga mengatakan bahwa game bubble jadi alternatif untuk berinteraksi dengan orang yang punya minat sama, bersosialisasi dan berteman. Sayangnya, media massa sudah banyak memberitakan sisi negatif dari game ini.

Related Post


, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 8