Home

Cara Mengatasi “Introvert Hangover”

22 May 2018 Lifestyle


Seorang introvert lebih tertarik dan bersemangat pas harus menghabiskan waktu sendiri. Meski sangat penyendiri, bukan berarti mereka nggak bisa bersosialisasi dan berkumpul sama orang terdekat. Tapi, banyak orang introvert yang ngerasa capek secara mental dan fisik setelah berkumpul sama keluarga atau orang lain seharian. Dalam dunia psikolog, ini adalah hal yang cukup lumrah yang dikenal dengan istilah introvert hangover.

Dirangkum dari Business Insider, pada dasarnya fungsi otak introvert beda sama otak ekstrovert. Seorang ekstrovert punya ambang batas tinggi untuk dopamin dan mereka membutuhkan stimulasi spontan. Sementara orang introvert punya ambang batas dopamin sangat rendah, sehingga mereka mencapai batasan tersebut lebih cepat.

Dalam beberapa kasus, seorang introvert bakal memerhatikan segala macam hal dengan detail, sadar diri, mengingat kesalahan di masa lalu, dan mengambil terlalu banyak memori jangka panjang pas berbicara. Hal itu sangat melelahkan secara emosional. Itulah kenapa orang introvert perlu punya waktu sendiri sebelum akhirnya berkumpul lagi dengan orang lain.

Introvert Hangover bukanlah hal buruk. Untuk ngembaliin tenaga, yang dibutuhin adalah menyendiri dengan baca buku, menonton film, melakukan hobi santai kaya misalnya menggambar, atau tidur untuk jangka waktu yang lama.

“Saat sedang mengalami introvert hangover, Anda dapat menggunakan waktu ini untuk mengenali diri sendiri,” kata Perpetua Neo, seorang dokter psikolog ke Business Insider.

Mungkin Sifat Kepribadian Ini Ikut Ambil Peran “Ketika Anda sudah mengenal bagaimana kepribadian Anda, maka akan lebih nyaman menyampaikan pada orang lain bahwa Anda sedang mengalami introvert hangover dan butuh waktu untuk sendiri,” tambah Neo.

Neo juga bilang kalau orang yang sedang mengalami introvert hangover dan memutuskan untuk tidur adalah keputusan tepat.

“Saat tidur, Anda sebenarnya mengintegrasikan semua kenangan dan membuang hal buruk yang tidak dibutuhkan. Tubuh pun melakukan detiksifikasi. Hal ini akan membantu introvert untuk menjadi lebih bijkasan, kreatif, dan fokus,” tutupnya.

Related Post


, , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

65 − = 60