Home

Gaya Hidup Vegan Bikin Rentan Kekurangan Vitamin B12

13 September 2018 Uncategorized


Vitamin B12 adalah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh agar berfungsi dengan maksimal. Sayangnya, tubuh kita tak bisa menghasilkannya sendiri. Vitamin ini banyak kita temukan dalam produk hewani. Ini berarti, mereka yang menerapkan pola hidup vegan rentan untuk mengalami kekurangan vitamin tersebut. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan masalah pada kesehatan, baik fisik, dan mental. Vitamin B12 juga dikenal dengan sebutan cobalamin dan sangat diperlukan tubuh untuk melakukan beberapa fungsi penting, seperti mendukung kinerja sistem saraf. Baca juga: Kurang Tidur Bikin Sel Imun Lemah Vitamin ini juga diperlukan untuk produksi sel darah merah, yang membawa oksigen melalui protein yang dikenal sebagai hemoglobin. Lalu, mengapa tubuh kita memerlukannya? Rhiannon Lambert, ahli gizi dari Harley Street, mengatakan tubuh perlu vitamin B12, folat, dan vitamin B6 untuk membuat sel darah merah yang sehat.

“Vitamin ini sangat diperlukan untuk mencegah anemia dan menjaga kesehatan sistem saraf,” ucapnya.

Kekurangan vitamin ini menyebabkan produksi sel-sel darah merah besar yang abnormal, sehingga tidak dapat membawa darah ke seluruh tubuh dengan efektif. Menurut NHS, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan ekstrim, kekurangan energi, bisul di mulut, otot yang lemah, penglihatan terganggu dan sakit di lidah. Kekurangan vitamin ini juga bisa menyebabkan masalah mental. Riset menemukan kurangnya vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan ingatan, dan menurunkan kemampuan untuk membuat keputusan. Bahkan, depresi juga bisa diakibatkan oleh kurangnya vitamin B12 ini.

Riset terbaru juga menemukan mereka yang kekurangan vitamin B12 memiliki kepadatan tulang mineral yang rendah. Inilah yang menyebabkan peningkatan risiko osteoporosis. Dalam kasus yang parah, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan komplikasi seperti infertilitas sementara, gangguan kehamilan, dan masalah jantung. Jadi, sangat penting bagi wanita hamil untuk mengonsumsi vitamin B12 dengan cukup untuk mengurangi risiko cacat lahir.

“Sangat penting mendeteksi apakah tubuh kekurangan vitamin B12 agar segera diatasi,” kata Lambert.

Banyak efek negatif dari kekurangan vitamin B12 membaik dengan pengobatan. Namun, menurut Lambert ada juga beberapa efek dari kekurangan vitamin ini yang tak bisa diobati.

“Semakin lama kondisinya tidak ditangani, semakin tinggi kemungkinan terjadinya kerusakan permanen,” ucapnya.

Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkan asupan Vvitamin B12 yang cukup? Vitamin B12 bisa kita temukan dalam produk hewani seperti daging, susu, keju, dan telur. Sayangnya, mereka yang menerapkan gaya hidup vegan tak bisa mendapatkan vitamin B12 secara alami dari produk hewani ini. Sebagian besar ahli gizi merekomendasikan para vegan akan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B12. Namun, ada beberapa produk nabati yang juga mengandung vitamin B12, misalnya seperti ragi yang bergizi dan beberapa sereal untuk sarapan. Lambert juga mengatakan, beberapa makanan nabati, seperti kedelai, susu beras, susu gandum, susu kacang, seringkali diperkaya dengan vitamin B12. Tapi, ia menyarankan kita memeriksa label untuk memastikannya. Dalam banyak kasus, kekurangan vitamin B12 dapat dicegah atau diobati melalui suntikan tambahan yang diberikan oleh dokter. Kita juga bisa mengonsumsi obat-obatan yang sebagian besar dijual di apotek.

Penyebab kekurangan vitamin B12 Selain menghindari konsumsi produk hewani, ada beberapa hal yang menyebabkan tubuh kekurangan vitamin B12. Misalnya, mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti inhibitor pompa proton yang digunakan untuk mengurangi produksi asam lambung. Mengonsumsi antikonvulsan untuk mengobati kejang juga dapat mempengaruhi kemampuan tubuh menyerap vitamin B12. Jadi, meski kita cukup mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, tidak menjamin kita terbebas dari risiko ini. Efek umum dari kekurangan vitamin B12 ini adalah tubuh memiliki sedikit sel darah merah atau anemia. Namun, tidak semua anemia terjadi karena kekurangan vitamin ini. Beberapa bentuk umum anemia juga disebabkan karena tubuh tak memiliki cukup zat besi. Hal semacam ini sangat umum di kalangan wanita.


, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 7 = 1