Home

Manfaat Meditasi Untuk Kesehatan Mental Dan Fisik

19 September 2018 Lifestyle


Saat mengalami kecemasan dan stres, meditasi jadi salah satu cara mudah untuk mengatasinya. Meski cuma terlihat duduk diam, nggak melakukan apa pun, dan nggak mencemaskan apa pun, meditasi ternyata memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh, baik itu fisik dan juga mental. Meditasi adalah latihan untuk menciptakan ketenangan pikiran dan tubuh yang rileks. Kamu bisa melakukan jenis latihan ini di mana saja, tanpa perlu alat khusus. Kuncinya cuma satu, yaitu suasana yang tenang. Lalu apa gunanya meditasi?

1. Mengurangi stres
Stres bisa terjadi kapan saja. Saat stres muncul, kadar hormon kortisol di dalam tubuh bakal meningkat dan tubuh bakal melepaskan bahan kimia perangsang peradangan yang disebut sitokin. Sitokin yang diproduksi tubuh ini bisa mengganggu tidur, meningkatkan tekanan darah, bikin depresi dan cemas seiring waktu. Akibatnya, kamu jadi lebih rentan terkena berbagai penyakit. Untungnya, kondisi ini bisa diatasi dengan meditasi. Sebuah studi yang dilakukan oleh Carnegie Mellon University mengamati 33 pria dan wanita usia 18-30 tahun. Mereka diminta untuk melakukan meditasi dan latihan pernapasan dalam 25 menit sehari. Tiga hari kemudian, hasilnya sampel air liur mereka menunjukkan penurunan kadar kortisol. Mereka juga merasakan peningkatan kemampuan dalam memecahkan masalah ketika diberi beberapa soal matematika dan menanggapi sebuah puisi.

2. Melawan depresi
Stres jangka panjang tanpa perawatan bisa berakhir dengan depresi. Meditasi memberikan ketenangan dan kenyaman sehingga dijadikan terapi untuk melawan depresi. Sebuah studi yang dilakukan sama Rutgers University mengamati 55 orang wanita dan pria; 22 orang di antaranya punya gangguan depresi. Mereka diminta mengikuti program meditasi selama 30 menit diikuti latihan aerobik selama 30 menit dalam 8 minggu. Hasilnya menunjukkan gejala depresi berkurang sampai 40 persen. Mereka jadi lebih mampu mengatasi masalah dan mengendalikan diri untuk nggak cemas atau memikirkan sesuatu yang negatif.

3. Mengontrol rasa cemas
Selain stres, beberapa orang juga bisa merasakan cemas yang kadang berlebihan. Sebuah studi mengamati 2.466 peserta yang melakukan berbagai strategi meditasi dengan cara yang berbeda untuk mengatasi kecemasan. Hasilnya, orang yang mengikuti meditasi yoga mampu mengurangi tingkat kecemasan. Artinya, para peserta jadi lebih mampu mengendalikan kecemasan yang muncul atau bahkan mencegahnya datang sama sekali.

4. Meningkatkan kualitas tidur
Stres, depresi, dan kecemasan bisa bikin kita sulit tidur. Kondisi mental yang buruk ditambah dengan tubuh yang kurang istirahat bakal memperparah keadaan. Meskipun bisa diatasi dengan obat tidur, penggunaan pil sering kali menyebabkan efek samping yang merugikan. Untuk itu, meditasi dianggap cara paling aman untuk mengatasi insomnia. Sebuah studi membandingkan dua kelompok peserta; yang mengikuti program meditasi dan yang nggak. Peserta yang mengikuti meditasi, bisa tidur lebih cepat dan lebih nyenyak dibanding dengan orang yang nggak mengikuti meditasi. Periset berpendapat kalau meditasi bisa menenangkan pikiran seseorang, membantu tubuh melepaskan ketegangan, dan jadi lebih rileks sehingga bisa tidur lebih baik.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Kalau kamu sering kali tertular flu atau pilek, kamu perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Caranya antara lain dengan meditasi. Sebuah studi mengamati 149 pria dan wanita dengan usia rata-rata 59 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu 51 orang mengikuti program meditasi, 47 berolahraga lari dan bersepeda, dan sisanya nggak melakukan apa-apa. Setelah 8 minggu, peserta yang mengikuti meditasi mengalami 27 kali gejala flu atau pilek, orang yang berolahraga mengalami 26 kali, sementara orang yang nggak melakukan apa pun mengalami gejala sebanyak 40 kali. Orang yang berolahraga dan bermeditasi juga lebih cepat sembuh dari flu atau pilek, dibanding mereka yang nggak aktif.

6. Bantu melawan kecanduan
Sikap disiplin yang diterapkan saat meditasi bisa membantu orang yang punya kecanduan. Sebuah studi melaporkan sebanyak 19 orang pecandu alkohol bisa mengendalikan keinginan mereka untuk minum setelah melakukan meditasi. Ini menunjukkan kalau meditasi membantu pecandu untuk belajar mengalihkan perhatian saat ada dorongan untuk memenuhi candunya. Mereka jadi lebih paham gimana cara terbaik untuk mengendalikan emosi dan perilakunya.

7. Menurunkan tekanan darah
Tekanan darah tinggi bisa bikin jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Akibatnya, fungsi jantung semakin buruk dan risiko terkena penyakit jantung seperti aterosklerosis (penyempitan arteri jantung), serangan jantung, dan stroke jadi lebih besar. Meditasi bisa mengurangi ketegangan pada jantung sehingga tekanan darah bakal menurun. Saat tubuh melepaskan ketegangan, sinyal saraf yang mengoordinasikan fungsi jantung dan ketegangan pada pembuluh darah jadi lebih terkontrol.

8. Memperkuat daya ingat
Semakin bertambah tua, fungsi otak seseorang bakal menurun. Meditasi yang menggabungkan nyanyian dan gerakan berulang bisa melatih konsentrasi seseorang. Sebanyak 12 penelitian menunjukkan kalau meditasi bisa meningkatkan perhatian, daya ingat, dan konsentrasi para lansia. Kemungkinan manfaat meditasi ini bisa membantu mengendalikan stres, mengurangi rasa kesepian, dan meningkatkan fungsi otak untuk lansia dengan penyakit demensia.

Related Post


, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 30 = 35