Home

Menstrual Cup, Alternatif Pengganti Pembalut

16 April 2019 Lifestyle


Pembalut sekali pakai dengan bahan kapas dan katun yang ‘bersayap’ adalah senjata ampuh pas lagi datang bulan atau menstruasi. Tapi berbagai inovasi teknologi demi kenyamanan pengguna saat datang bulan akhirnya mengarah pada kehadiran ‘penampung darah’ menstruasi yang namanya menstrual cup. Meski belum sepopuler pembalut umumnya, menstrual cup saat ini juga jadi alternatif lain yang bisa digunakan sebagai penampung darah saat menstruasi.

Menstrual cup adalah sebuah cawan fleksibel yang berbentuk corong kecil. Cawan ini biasanya terbuat dari karet atau silikon. Alat ini dinilai punya beberapa kelebihan dan kekurangan dibanding pembalut. Berbeda dengan pembalut yang diletakkan di celana dalam, menstrual cup digunakan dengan cara memasukkan cawan itu ke dalam vagina. Cawan itu bakal jadi tempat penampung yang mengumpulkan darah dari vagina, sama seperti pembalut. Menstrual cup ini punya daya tampung darah yang bisa mencapai 30 ml, normalnya dalam sehari darah menstruasi berkisar 15-25 ml. Daya tampung menstrual cup ini lebih besar daripada pembalut sehingga bisa digunakan sampai 12 jam.

Berbeda dengan pembalut yang cuma sekali pakai, menstrual cup dinilai lebih praktis dan hemat karena bisa dipakai berulang-ulang. Untuk memakai menstrual cup, kamu terlebih dahulu mesti tahu ukuran yang tepat. Ukuran itu bisa diketahui dengan mempertimbangkan usia, panjang serviks, aliran darah menstruasi, kekuatan otot, dan sudah pernah melahirkan atau tidak. Ukuran ini juga bisa didiskusikan dengan ginekolog atau dokter ahli penyakit sistem reproduksi wanita.

Dikutip dari Health Line, biasanya menstrual cup kecil direkomendasikan untuk perempuan berusia di bawah 30 tahun dan belum melahirkan secara normal. Sedangkan ukuran besar direkomendasikan untuk perempuan berusia di atas 30 tahun, sudah melahirkan normal, dan punya aliran darah menstruasi yang lebih banyak. Cuma, cara pakai menstrual cup sangat berbeda dengan pembalut biasa. Menstrual cup dimasukkan ke dalam vagina dengan cara melipat terlebih dahulu. Terdapat beberapa jenis lipatan menstrual cup seperti lipatan C, 7, S, dan punchdown. Pada setiap orang lipatan yang tepat bakal berbeda-berbeda. Dibutuhkan percobaan beberapa kali untuk mengetahui lipatan yang sesuai.

Pada awalnya, menggunakan menstrual cup bisa menimbulkan rasa nggak nyaman. Tapi, semakin lama bakal semakin terbiasa dan menstrual cup di vagina nggak bakal begitu terasa. Bantuan lubrikan berbahan dasar air bakal memudahkan penggunaan menstrual cup. Saat menstrual cup sudah masuk ke dalam vagina, pemakai bisa bergerak, melompat, duduk, berdiri dan melakukan kegiatan sehari-hari lainnya tanpa perlu khawatir mestrual cup bakal jatuh. Pengguna juga bisa berenang tanpa harus takut darah bakal keluar.

Menstrual cup mesti dikeluarkan kalau sudah terasa penuh atau melebihi 12 jam untuk menghindari kebocoran. Kalau sudah dikeluarkan, menstrual cup bisa dibersihkan dan dicuci untuk digunakan kembali saat sudah kering. Menstrual cup ini bisa digunakan selama 6 bulan sampai 10 tahun tergantung perawatan. Menstrual cup dinilai punya kelebihan seperti lebih aman dan lebih bisa menyerap banyak darah ketimbang pembalut, dan lebih ramah lingkungan. Di sisi lain, menstrual cup juga dirasa punya kekurangan seperti perasaan yang nggak nyaman, sulit dipakai, bisa menimbulkan alergi dan iritasi


, , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

76 − = 71