Home

Minum Teh Sehabis Makan Berbahaya, WHAAATT??!!

12 December 2017 Lifestyle


Nyeruput minuman seperti teh, kopi, dan susu nggak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Nggak cuma dinikmati di waktu senggang, minuman hangat itu juga bisa jadi menu penutup sehabis makan besar. Diantara tiga minuman itu, salah satu yang paling sering dikonsumsi setelah makan adalah teh. Bisa berupa teh manis, teh tawar atau es teh.

Tapi ada kabar kurang ngenakin nih soal kebiasaan ini. Ternyata kebiasaan minum teh setelah makan ini harus segera ditinggalkan. Apa alasannya?

“Tanin dan phitat yang terkandung dalam teh dan kopi, jika dikonsumsi dengan pangan sumber zat besi (Fe), dapat mengikat zat besi sehingga sulut diabsorbsi tubuh,” ujar Diah M. Utari, doktor kesehatan dan gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), di Depok, Jawa Barat, Senin 11 Desember 2017.

Zat besi sendiri merupakan zat yang berpengaruh ngejaga jumlah hemoglobin dalam darah biar nggak mengalami kekurangan. Kalau zat besi sulit diabsorbsi sama tubuh, maka jumlah hemoglobin dalam darah bakal mengalami penyusutan, sehingga mengakibatkan tubuh mengalami anemia.

“Zat besi itu kita peroleh dari mengonsumsi hewani dan nabati. Kandungan Fe yang terbaik itu dari hewani, tapi lebih sukar diabsorbsi sama tubuh. Sehingga dalam sekali makan butuh juga Fe dari nabati yang lebih cepat diabsorbsi. Tapi, bakal terhambat kalau mengonsumsinya bersamaan dengan teh,” lanjut Diah.

Untuk itulah, Diah negasin kalau kita nggak boleh mengonsumsi teh saat makan. Air putih adalah minuman terbaik setelah makan besar, jangan sampai anemia karena kebiasaan minum teh.

“Mau minum teh sehari-hari boleh, tapi harus diberi jarak dengan saat kita mengonsumsi hewani dan nabati. Jangan berbarengan dengan sumber Fe,” tegasnya.

Related Post


, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

39 + = 47