Home
  • Home
  • Lifestyle
  • Penjagaan Naskah Game Of Thrones Lebih Ketat Dari Penjagaan Gedung Putih

Penjagaan Naskah Game Of Thrones Lebih Ketat Dari Penjagaan Gedung Putih

15 April 2019 Lifestyle


Serial Game of Thrones dikenal begitu ketat menjaga kerahasiaan cerita yang bakal disuguhkan dari setiap musim. Para bintang pun nggak bisa tahu siapa yang bakal tewas di episode berikutnya, bahkan nasib karakter yang mereka mainkan sendiri. Kerahasiaan itu semakin dijaga ketat saat kini serial fantasi yang diadaptasi dari buku karangan George RR Martin tersebut sudah memasuki season terakhir.

Sandi rahasia digunakan, lokasi syuting tertutup rapat, sampai naskah yang dihilangkan, jadi salah satu usaha keras tim produksi demi menyuguhkan kejutan buat para pencinta Game of Thrones. Bahkan, sempat muncul desas-desus kalau tim produksi bikin beberapa versi akhir dari Game of Thrones demi mengurangi bocornya cerita. Desas-desus itu sempat diketahui Maisie Williams yang berperan sebagai Arya Stark. Tapi ia sendiri mengaku nggak bisa memastikannya secara yakin.

“Ya saya mendengarnya dan seketika membuat saya berpikir, ‘Saya tak yakin kami punya anggaran untuk memfilmkan banyak akhir yang berbeda,'” katanya pas jadi tamu di acara Jimmy Kimmel Live! beberapa waktu lalu.

Sementara Sophie Turner yang memerankan karakter Sansa Stark mengungkapkan beberapa hal yang sebenarnya terjadi demi menjaga rahasia musim kedelapan atau musim final. Turner mengonfirmasi naskah yang diterima para pemain dilenyapkan begitu selesai dibaca.

“Kami tidak akan mendapatkan apa pun secara fisik. Kami memilikinya di suatu aplikasi. Kami hanya akan dikirim bagian adegan yang kami film-kan esok harinya di lokasi syuting. Jadi kami harus mempelajari itu sepanjang hari sebelumnya,” ucapnya kepada Digital Spy.

Ia melanjutkan, “Begitu kau sudah membacanya, itu menghilang 24 jam kemudian, dan kau tidak akan pernah bisa mengaksesnya lagi. Ini lebih ketat daripada keamanan Gedung Putih.”

Komentar Turner ini mendukung apa yang dikatakan Nikolaj Coster-Waldau tentang skrip. Menurutnya, penjagaan kerahasiaan naskah Game of Thrones amat ketat. Memasuki musim terakhir, kata Coster-Waldau kepada Esquire, pengetatannya mencapai tahap ‘gila.’

“Kami benar-benar mendapatkan naskah lalu kami syuting. Kami hanya memilikinya (naskah) secara digital, dan ketika kau melakukan adegan, naskahnya akan menghilang begitu saja. Itu seperti Mission: Impossible, yang akan hancur dengan sendirinya,” katanya.

Selain ketatnya penyebaran naskah kepada pemain, tim produksi Game of Thrones juga menutupi kamera pada ponsel pengunjung yang datang ke lokasi syuting demi menghindari pengambilan foto. Mereka bahkan bikin kode rahasia untuk setiap karakter yang sedang bermain.

Menurut Turner, kode itu bikin siapa pun nggak bakal tahu siapa yang sedang melakukan pengambilan gambar di lokasi syuting. Nama serial itu bahkan ikut disamarkan dengan kode seperti ‘Face of Angels.’ “Itu benar-benar acak,” kata tunangan Joe Jonas itu.

Meski kerahasiaan itu sudah berusaha dijaga rapat-rapat, justru para pemain sendiri yang terkadang membocorkan, terutama kepada orang terdekat mereka. Turner misalnya, memberi tahu tunangannya Joe Jonas. Kit Harington juga membocorkan pada sang istri Rose Leslie. Sementara Emilia Clarke memberi tahu ibunya sendiri.

HBO selaku pemegang hak cipta serial itu pun nggak membiarkannya begitu saja. Mereka mengambil tindakan dengan membuat kesepakatan tertulis supaya mereka-mereka, yang berada di luar produksi serial itu, nggak bocor ke khalayak luas.

Selain menandatangani perjanjian khusus, Jonas juga dilarang mengambil foto apa pun selama mengunjungi lokasi syuting. “Dia harus memiliki persetujuan foto secara penuh di lokasi, kameranya bahkan ditutup semua,” tambah Turner.

Sementara Clarke yang berperan sebagai Daenerys Targaryen mengatakan kalau kerahasiaan cerita yang ia bocorkan kepada sang ibunda pasti aman terjaga.


, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 5 = 1