Home
  • Home
  • Lifestyle
  • Tandanya Montir Lagi Usaha “Tipu – Tipu” Saat Servis Motor

Tandanya Montir Lagi Usaha “Tipu – Tipu” Saat Servis Motor

15 March 2019 Lifestyle


Pernah ngerasa tekor abis servis sepeda motor? Bisa jadi kamu kena tipu karena biaya buat perbaikan terlalu besar. Biar nggak sampai seperti itu, ada baiknya pemilik kenali tanda-tanda kalau lagi dikerjai sama orang bengkel.

Pengalaman merasa tertipu bisa dirasakan siapa saja, terutama pada pemilik yang nggak begitu paham soal motor dan servis. Biasanya, aktivitas bengkel nakal dimulai dari kelakuan montir yang coba cari celah untung lebih.

Tanda-tanda montir mulai mengeluarkan jurus tipu-tipu:

1. Tidak Ada Penjelasan Rinci Tentang Keadaan Motor
Saat tiba di bengkel kita pasti mengeluhkan tentang keadaan motor. Mulai dari performa, sampai ada suara menggelitik pada mesin, semua bakal dibicarakan. Analisa soal itu pasti bakal disampaikan secara detail dan jelas dari montir. Tapi, kalau si montir nggak terlalu terbuka tentang hal ini, pemilik perlu waspada. Cobalah aktif bertanya sampai masalah sebenarnya bisa dipahami, dengan begitu bagian yang perlu diperbaiki atau suku cadang perlu diganti bisa diprediksi.

2. Mengatakan Rusak Tidak Seperti Keluhan yang Dirasakan
Hal lumrah kalau montir mengecek suku cadang satu per satu saat motor mulai diservis. Pada saat ini biasanya montir nakal bikin pernyataan ‘menakut-nakuti’ dengan alasan mengembalikan performa sepeda motor. Kita boleh curiga untuk hal itu, apalagi kalau penggantian suku cadang terasa nggak berkaitan dengan keluhan kerusakan motor. Kalau ragu kita bisa menolak dan mencari bengkel lain yang lebih terpercaya.

3. Mengecek Suku Cadang yang Tidak Dikeluhkan
Aktivitas ke bengkel bukan cuma dilakukan saat kerusakan besar, bisa saja pemilik cuma ingin mengganti komponen fast moving seperti kampas rem atau bohlam lampu. Tapi hati-hati karena montir bisa merayu sampai bikin kondisinya seperti perlu memeriksa bagian lain motor. Pemilik mesti bijaksana soal hal itu, kadang bagian yang direkomendasikan servis memang betul diperlukan, tapi ada juga yang mungkin belum saatnya diservis. Bila langgsung asal ganti, pemilik bisa kebobolan biaya servis yang sebenarnya nggak perlu dilakukan.

4. Ganti Suku Cadang Tanpa Persetujuan
Terkadang ada juga montir yang langsung memasang suku cadang pengganti tanpa persetujuan. Padahal, secara etika, semua jenis pergantian suku cadang, wajib atas persetujuan pemilik motor. Kalau sudah begini, pemilik bisa komplain atau setidaknya berargumentasi sebelum ‘ditodong’ bon pembayaran.

5. Rekomendasikan Suku Cadang ‘Abal-abal’
Pada beberapa kasus, para montir sering menawarkan penggantian suku cadang dengan merek nggak dikenal. Pada kejadian seperti ini diketahui memang ada montir yang punya tugas khusus buat melakukan itu dengan iming-iming mendapat komisi.


, , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

30 − 29 =