Home
  • Home
  • Lifestyle
  • Sebaiknya Olahraga Sebelum Atau Setelah Berbuka Puasa?

Sebaiknya Olahraga Sebelum Atau Setelah Berbuka Puasa?

22 May 2018 Lifestyle


Salah satu hal yang direkomendasikan untuk tetap dilakuan selama berpuasa adalah berolahraga. Rasa haus memang bakal selalu menghampiri pas kita lagi berolahraga. Soalnya, tubuh kehilangan banyak cairan saat melakukan aktivitas fisik. Tapi jangan jadiin hal itu alasan, kita tetap bisa olahraga di bulan puasa kok. Meski begitu kita harus pintar-pintar memilih olahraga yang pas sehingga nggak merugikan diri sendiri. Salah satu hal yang penting untuk dipertimbangkan adalah memilih waktu dan tempat yang tepat untuk berolahraga. Lalu, kapan waktu terbaik untuk melakukan olahraga? Olahraga di bulan puasa, sebaiknya setelah buka atau justru sebelum buka puasa?

Dikutip dari Islamicity, olahraga saat puasa bakal menyebabkan kenaikan yang cukup signifikan pada hormon kortisol (hormon stres), terlebih kalau dilakukan dalam intensitas tinggi. Selain itu, olahraga yang dilakukan dalam keadaan dehidrasi juga bisa menurunkan daya tahan tubuh secara drastis. Jadi, olahraga setelah buka puasa disebut sebagai waktu terbaik. Hal ini dikarenakan tubuh sudah mendapatkan asupan energi lagi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi pas berbuka.

Sedangkan menurut dr. Michael Triangto, SpKO, menentukan kapan waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa tergantung pada tujuan olahraga itu sendiri. Itu sebabnya, kita perlu menetapkan lebih dulu apa tujuan dari olahraga tersebut. Kalau tujuan berolahraga untuk kesehatan dan penyegaran, maka olahraga jangan dilakukan di sore hari. Pasalnya kalau olahraga dilakuan sore atau malam hari, maka kita nggak bakal ngedapetin efek kesegaran karena udara sudah tercampur sama polusi udara. Untuk dapat manfaat kesegaran, kita bisa melakukan olahraga setelah sahur ataupun setelah salat subuh saat udara masih segar. Tentunya olahraga yang dilakukan adalah jenis olahraga yang ringan kaya misalnya jogging, jalan cepat dan bersepeda. Sedangkan kalau alasan berolahraga dengan tujuan untuk ngelatih otot dan sekadar mengeluarkan keringat, maka bisa melakukan olahraga beban ataupun kardio yang bisa dilakukan di malam hari selama 30 sampai 60 menit atau boleh juga dilakukan ketika menunggu berbuka puasa.

Pada dasarnya, untuk olahraga di bulan puasa kita harus tahu kondisi tubuh dan kesehatan sendiri. Soalnya kebugaran masing masing individu berbeda-beda. Ada orang yang memang mampu melakukan olahraga pas berpuasa dan ada juga yang baru bisa melakukan olahraga setelah buka puasa. Hal yang harus diperhatiin pas olahraga di bulan puasa, jangan terlalu maksain untuk berolahraga, ada baiknya kenali kondisi tubuh sebelum memutuskan untuk berolahraga. Beberapa hal yang harus diperhatiin saat melakukan olahraga selama bulan ramadan, adalah:

1. Luangkan waktu untuk olahraga sekitar 30 menit sampai maksimal 60 menit.

2. Jangan lupa untuk berolahraga secara konsisten dan rutin.

3. Lakukan olahraga kardiovaskular dengan intensitas ringan kaya misalnya jalan kaki dan bersepeda.

4. Selain itu kita juga bisa melakukan aktivitas latihan otot yang sederhana.

5. Hal ini bisa bantu kita membakar kalori, meningkatkan stamina, meregangkan otot-otot, meningkatkan fleksibilitas dan detoksifikasi.

6. Jangan melakukan olahraga dengan intensitas tinggi kaya lari jarak jauh, angkat beban dan olahraga berat lainya karena bisa menyebabkan cedera sendi atau otot. Bahkan hal tersebut juga bisa menyebabkan komplikasi seperti tekanan darah rendah, hipoglikemia dan pusing.

7. Perbanyak asupan cairan saat berbuka dan sahur.

8. Minumlah air kelapa untuk meningkatkan elektrolit di tubuh, dan mengoptimalkan fungsi jantung, serta saraf otot.

9. Perhatikan asupan nutrisi dan porsi makanan yang bakal dikonsumsi untuk berbuka dan sahur.

10. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi kaya gorengan dan santan biar olahraga yang dilakukan berhasil.

11. Jangan lanjutkan olahraga ketika merasa lemas, pusing atau sakit meskipun sudah menurunkan intensitas latihan.

12. Cukupi waktu tidur selama Ramadan, pasalnya waktu tidur yang kurang bakal mempengaruhi kinerja tubuh.

Related Post


, , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 86 = 87