Home
  • Home
  • Lifestyle
  • Ternyata Kita Bernafas Lewat Satu Lubang Hidung Saja

Ternyata Kita Bernafas Lewat Satu Lubang Hidung Saja

12 April 2018 Lifestyle


Pernahkah kamu mengalami hidung tersumbat? Pas hidung tersumbat mungkin kamu menyadari kalau salah satu lubang hidungmu seperti tertutup dan nggak berfungsi. Tapi, tahu nggak, sebenarnya ini terjadi sepanjang waktu. Ya, sepanjang waktu kita bernapas lebih berat dari satu lubang hidung daripada yang lain. Sepanjang hari, masing-masing lubang hidung bergantian “bekerja”. Ini memunculkan pertanyaan kenapa hal ini terjadi?

Proses ini ternyata otomatis oleh sistem saraf otonom. Sistem saraf ini juga mengendalikan banyak hal yang dilakukan sama tubuh sendiri, seperti pencernaan dan detak jantung. Sedangkan untuk hidung, sistem ini mengontrol yang disebut dengan siklus hidung. Sistem ini memastikan setiap lubang hidung beroperasi secara efektif. Menurut US National Libary of Medicine, siklus hidung terjadi beberapa kali di siang hari. Hal ini bakal kamu perhatikan ketika hidung tersumbat lebih lama dari biasanya. Untuk membuka satu sisi hidung dan menutup yang lain, tubuh mengembangkan jaringan dengan cara mengalirkan darah pada sisi yang bekerja. Ini mirip sama cara ereksi pada pria.

“Peningkatan aliran darah menyebabkan ‘kemacetan’ dalam satu lubang hidung selama sekitar 3 hingga 6 jam sebelum beralih ke sisi lain. Ada juga peningkatan kemacetan ketika seseorang berbaring, yang bisa terlihat terutama ketika kepala miring ke satu sisi,” ungkap Jenifer Shu dikutip dari Science Alert.

Penciuman Siklus ini juga dipercaya berperan untuk ngebantu melengkapi indera penciuman kita. Seperti yang dilaporkan Matt Soniak untuk Mental Fliss, beberapa aroma lebih baik diambil sama udara yang bergerak cepat melalui hidung. Sedangkan aroma lain dideteksi lebih baik sama udara yang bergerak lambat. Kalau satu sisi hidung kita terbuka lebar sedang yang lain sedikit tertutup, maka kita bisa mencium keduanya. Proses ini juga ngasih setiap sisi hidung kita istirahat. Apalagi aliran udara yang mengalir sangat banyak bisa mengeringkan dan mematikan rambut-rambut kecil yang melindungi kita dari kontaminan asing. Ketika sakit, seluruh proses ini bisa jadi nggak tertahankan karena satu lubang yang secara efektif dimatikan terasa jauh lebih tersumbat. Pada dasarnya, perasaan tersumbat ini cuma diperkuat oleh udara dingin.

Related Post


, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

32 − 24 =