Home

Tips Aman Konsumsi Frozen Food

10 August 2018 Lifestyle


Makanan beku atau frozen food seringkali jadi pilihan sebagian besar orang karena cukup praktis. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengkonsumsi frozen food. Sebab, kondisi penyimpanan yang kurang baik saja bisa memicu pertumbuhan bakteri dan berbahaya buat kesehatan. Chef Steby Rafael mengatakan, frozen food keluaran perusahaan resmi memang sudah dipastikan mutunya, tapi penyimpanan pada proses distribusi mungkin saja dilakukan secara kurang tepat.

“Kondisi pendingin yang tidak tepat, misalnya, kan memicu pertumbuhan bakteri,” kata Steby.

Steby juga memberikan tips gimana melihat frozen food yang masih berada dalam kondisi baik. Kalau banyak kembang es lancip yang berada di sekitar kemasan frozen food tersebut saat diletakan di lemari pendingin, maka kemungkinan proses oksidasi pernah terjadi.

“Kalau terlalu banyak es kayak duri-duri berarti (produk) sempat lumer lama kemudian dibekukan lagi. Itu biasanya berbahaya untuk kesehatan,” kata Steby.

Sementara itu, Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menambahkan, frozen food yang sudah pernah cair nggak boleh dibekukan lagi. Ia menjelaskan, makanan yang dibekukan bertujuan untuk mencegah pertumbuhan mikroba dan jamur.

“Jadi kalau dibekukan boleh. Tapi kalau sudah dicairkan tidak boleh dibekukan lagi,” jelasnya.

Selain itu, penyimpanan frozen food juga harus dimasukan pada wadah yang terpisah dengan makanan lainnya dan juga pastikan suhu kulkas tetap stabil. Sering membuka-tutup kulkas juga jadi faktor kualitas makanan di dalamnya nggak terjamin.

“Pada umumnya makanan basah bisa tahan enam bulan kalau kondisi suhu stabil. Kecuali sayur dan buah. Buka-tutup kulkas kalau makanannya dikemas tidak menjadi masalah,” katanya.

Related Post


, , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 2 =